Keunggulan Utama Padi Hibrida Ningrat
Lebih Bening: Menghasilkan gabah yang bening dengan kualitas pengolahan yang tinggi.
Rendemen beras giling tinggi (sekitar 71%).
Rendemen beras kepala tinggi (sekitar 72,34%).
Lebih Berat: Produktivitas yang sangat tinggi.
Potensi Hasil: Hingga 13,9 ton per hektar (t/ha).
Rata-rata Hasil: Sekitar 10,80 t/ha.
Lebih Tangguh: Memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit utama.
Tahan terhadap Wereng Batang Coklat.
Tahan terhadap Hawar Daun Bakteri.
Tahan terhadap Blas Daun.
Karakteristik Lain
Umur Panen: Sekitar ±115 hari setelah semai (HST).
Malai: Malai panjang dengan 230-300 bulir isi per malai.
Benih ini menjadi pilihan bagi petani yang ingin memaksimalkan hasil panen dan kualitas gabah.