ga banyak ngabisin plastik aku sukaaa pakging nyaa, bukunya mulus semulus sinchan, lucuuu banget
Kualitas cetak:100
Kemasan:100
Kejernihan isi:100
January 12, 2024
N**🐦
Item: SOFTCOVER
Kualitas cetak:Bagus, tebal
Kemasan:rapi dan juga aman
Pengirimannya cepat dan tepat waktu, banyak gift yang di dapat
January 18, 2024
a**_
Item: SOFTCOVER
Kualitas cetak:bagian pinggir bukunya ada yang terkelupas sedikit
Kemasan:aman tidak ada lecet sedikitpun
Kejernihan isi:sangat bagus
November 3, 2024
글**규
Item: SOFTCOVER
Kualitas cetak:Bgus sgel msi brsih bku msi amn g ad goresan
Kemasan:rpih sgel amn
Kejernihan isi:bgus jrnih g ad bkas² jga
March 2, 2024
s**e
Item: SOFTCOVER
Paketnya dtg dlm keadaan yg sgt rapi dan aman, bukunya seru bgtt, dan admin dari toko ini ramah bgt, adminnya jg fast respon. Aku beli 2 buku tpi ternyata yg satu lgi kosong jdi dri tokonya blg klo mereka bkl return uangnya. Btw adminnya sabar bgt pas aku byk tnya bintang 10 deh, mksh kaa
January 4, 2024
About this shop
solusibuku
83%
Ships within 2 days
95%
Responds within 24 hours
Product description
MOHON DIBACA DAHULU
BONUS LAIN HANYA SELAMA MASA PRE ORDER, YAA
BONUS POSTCARD/PHOTO CARD (HABIS)
SINOPSIS:
Dua belas cucu Wajendra diundang menghadiri acara makan malam—yang merupakan pertemuan pertama setelah lima tahun tidak saling bertemu. Disana Sang Kakek menantang mereka untuk menjalankan sebuah toko sembako dengan hadiah uang tunai yang besar. Masing-masing dari dua belas pemuda itu memiliki konflik tersendiri yang secara tidak langsung mengharuskan mereka untuk mengiyakan tantangan itu.
Sebuah warung sembako pun dibangun, dijalankan selama dua bulan penuh—membuat seluruh pemuda itu merasakan manis pahitnya kehidupan di dalam toko, menghadapi konflik batin, perpecahan, hingga memiliki kenangan berharga dengan para pembeli yang juga menyimpan kisah-kisah unik nan menghangatkan hati. Namun menjelang minggu terakhir, sebuah pelintiran alur hadir, menyerang mereka dengan fakta pahit yaitu rahasia yang sebenarnya terjadi di dalam keluarga besar Wajendra. Konflik pun tak lagi berpusat pada mereka, tapi mengarah pada sang Kakek.