Diskonnya mantull dan sekarang udah nyampe barangnya. Sukaaa! BTW, packingan buble wrapnya juga aman bgt. Ini udah aku buka plastiknya ✨😍
August 10, 2021
Tokopedia customer review
Alhamdulillah, buku sudah tiba di rumah. Produk sesuai dengan ekspektasi. Semoga semuanya mendapatkan berkah di dunia dan akhirat. Aamiin. Mohon maaf baru bisa memberikan penilaian. Terima kasih.
August 2, 2020
Tokopedia customer review
June 5, 2025
Tokopedia customer review
saya belum pernah baca buku ini. belum tau juga isinya.
overall, selalu senang membeli buku di Mizan. saya tahu Mizan sejak studi di Bandung, dulu. waktu SMA, seingat saya, dulu Mizan di Rereng Adumanis.
makasih banyak
July 12, 2021
Tokopedia customer review
June 5, 2025
About this shop
Mizan Store Official
74%
Ships within 2 days
100%
Responds within 24 hours
Product description
**Klaim Kekurangan Dan Kerusakan Wajib Disertai VIDEO UNBOXING PAKET. Tanpa Menyertakan Video Unboxing, Mohon Maaf Klaim Tidak Dapat Diterima. MEMBELI=SETUJU. Terima Kasih**
PRODUK ORIGINAL MIZAN GROUP
ISBN 9786022910190
Penerbit Bentang Pustaka
Halaman 324
Jenis Cover Soft Cover
Sinopsis
Berbicara tentang dimensi aktivisme digital, tentu tidak lepas dari tantangan pertanyaan sederhana ini: apakah aktivisme berbasis perangkat media sosial digital yang virtual tersebut mampu menciptakan perubahan berbasis kenyataan yang real? Supaya jelas, ini semua bukan untuk melakukan digitalisasi aktivisme. Pertanyaan kedua lebih penting. Apa dan ke mana arah perubahan yang nyata itu berjalan? Dengan tindakan langsung. Tak mudah menjawabnya memang. Yang pasti, saya merasakan adanya dua tren besar.Indonesia disebut sebagai bangsa digital karena besarnya jumlah pengguna media sosial digital di negeri ini. Dibanding negara seperti China memang tak seberapa. Tapi keragaman tipologi pengguna internet di Indonesia membuatnya jadi lebih dinamis. Bahkan kandungan interaksi yang ada pada ranah maya, terutama media sosial, sudah menjadi bagian dari alam berpikir publik. Mulai dari kaum selebritas, organisasi, serikat buruh sampai warga biasa telah menggunakan platform media sosial digital untuk membincangkan isu-isu publik, selain isu-isu privat.
Kita semua memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan. Ada potensi, ada kekuatan di sekitar kita, termasuk dalam diri kita sendiri.
Melalui Dinamo (Digital Nation Movement), saya menyaksikan ada banyak potensi dan kekuatan di tengah-tengah masyarakat kita. Mereka memiliki tingkat kepeduliaan yang tinggi, ingin memberikan sumbangsih dan tekad untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik untuk masyarakat dan negeri ini.Satu kata, bisa. Ya, kita bisa melakukan perubahan ke arah yang positif. Jika tidak sekarang, kapan lagi?