Product description
Bibit buah sawo (Manilkara zapota) adalah tanaman yang cukup populer di Indonesia karena rasa buahnya yang manis, teksturnya lembut, dan perawatannya relatif mudah. Buah ini juga kaya akan vitamin C, serat, dan antioksidan.
✅ Jenis Bibit Sawo Berdasarkan Cara Pembibitan:
Bibit dari biji (generatif):
Waktu berbuah lama (4–6 tahun).
Sifat buah tidak selalu sama dengan induknya.
Lebih cepat berbuah (3–4 tahun).
Sifat buah sama dengan pohon induk.
Akar kurang kuat di tanah gembur atau basah.
Bibit okulasi / sambung pucuk:
Akar lebih kuat dan pertumbuhan cepat.
Buah sama dengan induknya, cocok untuk budidaya skala besar.
Kulit cokelat muda, daging manis, tebal, dan harum.
Paling populer di pasaran.
Buah kecil, manis, pohon cocok untuk penghijauan atau bonsai.
Ukuran buah sangat besar, bisa lebih dari 300 gram/buah.
Daging tebal, manis legit.
Berbentuk seperti apel, daging buah kering dan manis.
✅ Ciri Bibit Sawo Berkualitas:
Batang kokoh dan tidak layu.
Daun segar tanpa bercak atau penyakit.
Jika di polybag, akarnya tidak keluar dari dasar pot (tidak terlalu tua).
Lokasi: Tempat terbuka dengan sinar matahari penuh.
Media tanam: Campuran tanah, kompos/pupuk kandang, dan sedikit pasir.
Penyiraman: Cukup 2–3 kali seminggu (tidak terlalu basah).
Pemupukan: Gunakan pupuk kandang, NPK, atau kompos 2–3 bulan sekali.
Pemangkasan: Lakukan agar tanaman rapi dan rangsang pertumbuhan buah.
Kalau kamu butuh panduan perawatan lengkap atau tempat beli bibit sawo unggul (online atau sekitar da
erahmu), aku bisa bantu juga. Mau sekalian aku bantu carikan?