Efektif mengatasi infeksi pernafasan pada unggas, babi, dan sapi
KOMPOSISI
Setiap ml mengandung:
Tylosin tartrate setara dengan base 50 mg
Bahan Pembantu sampai 1 ml
Babi
Bronchopneumonia (batuk, nafas bunyi, bersin, lesu)
Penyebab : Pasteurella sp.
Swine enzootic pneumonia (batuk-batuk terutama di pagi hari, pertumbuhan terhambat)
Penyebab : Mycoplasma pneumoniae
Swine dysentery (mencret, banyak lendir dan noda darah dalam kotoran, badan lesu)
Penyebab : Threponema hyodysenteriae
Infeksi luka
Penyebab : Staphylococcus sp.
Dosis :
Penyuntikan secara Intramuskuler (tembus daging/otot) pada daerah paha, leher dekat telinga atau pinggul
Anak Babi
1-2 ml tiap 10 kg berat badan
Babi Dewasa
5-10 ml tiap 50 kg berat badan
--------------------------------------------------------
Unggas
CRD (ngorok)
Penyebab : Mycoplasma gallisepticum
Dosis :
Penyuntikan secara subkutan (bawah kulit) atau Intramuskuler (tembus daging/otot).
Anak ayam (1-4 minggu)
0,25-0,5 ml tiap ekor
Ayam Grower & finisher (Umur > 4 minggu)
0,5-1 ml tiap ekor
---------------------------------------------------------Sapi
Sapi potong dan sapi perah non laktasi:
Pneumonia, brionchitis, tracheitis, laryngitis
Penyebab : Mycoplasma dispar, M. bovis, PPLO.
Mycoplasma mastitis
Penyebab : Mycoplasma sp
Leptospirosis
Penyebab : Leptospira sp.
Infeksi luka
Penyebab : Streptococcus sp.
Anak Sapi: calf diphteria
Penyebab : Fusobacterium necrophorum
Dosis :
Penyuntikan secara Intramuskuler (tembus daging/otot):
0,5-1 ml tiap 10 kg berat badan
Perhatian
Penyuntikan dapat diulang setelah 12-24 jam selama 2-3 hari berturut-turut.
Jagan menyuntikkan obat lebih dari 5 ml pada satu tempat penyuntikkan
Hentikan pemakaian obat 3 hari sebelum ternak dipotong untuk dikonsumsi.
Simpan Obat di tempat yang kering dan tertutup rapat, terhindar dari sinar matahari langsung.