About this product
Jumlah Halaman266
PengarangZharavida
ISBN/ISSN9786239677510
BahasaBahasa Indonesia
PenerbitZahrani Media
Tipe EdisiEdisi Reguler
Tahun2023
Kuantitas Per Kemasan1
Versi(Versi) Lengkap
Product description
Bu, Jangan Marah Lagi, Ya!
Managemen Emosi Negatif, Agar tak Menyakiti Anak Lagi
•Cover : Soft Cover
•Halaman : 266 Hal
•Ukuran : 14,8x21 cm
•Kertas : Bookpaper
•Berat : ±300 gram
Secuil kisah mengenai buku ini.
Saat menjadi seorang ibu, kehidupan seorang perempuan akan mulai berubah sedikit demi sedikit. Tidak seperti semasa gadis dahulu. Tidak hanya perubahan dari segi fisik, tetapi juga dari segi mental, emosi, perilaku, kebiasaan, termasuk kepribadian.
Hal yang paling mencolok dan sering terlihat adalah dari segi emosi. Bagaimana emosi ini menjadi lebih tak terkontrol ketimbang sebelumnya. Para ibu-ibu ini cenderung lebih sering ngomel, cerewet, marah-marah yang tidak hanya ke anak, tetapi ke suami maupun ke orang lain, bahkan orang yang tidak dikenalnya juga. Citra emak-emak begitu seramnya tidak hanya dalam kacamata masyarakat, bahkan anaknya sendiri tak jarang menganggapnya sebagai momster.
Padahal, sebenarnya emosi ini bukan murni dari sifat kita, tetapi ada hal lain di baliknya, karena seperti kita ketahui, tugas seorang ibu begitu berat, tanggung jawabnya banyak, pekerjaan yang takada habisnya, belum lagi cibiran yang datang dari segala penjuru baik itu dari masyarakat, orang terdekat, bahkan dari sesama ibu yang membuat semakin stres. Rasanya ingin terus marah dan melampiaskan emosi. Namun, sayangnya banyak dampak negatif dari pelampiasan emosi dengan cara yang salah.
Dalam buku ini akan banyak dibahas perihal emosi negatif seorang ibu dan bagaimana cara mengalirkannya agar lebih elegan. Karena jika dipendam dikhawatirkan akan meledak, tetapi jika dilampiaskan dengan cara yang salah akan berdampak negatif.
Memang menjadi seorang ibu bukanlah hal mudah, sangat wajar jika ibu bersumbu pendek, yang tidak wajar adalah jika pengaliran emosi ini membuat orang-orang di sekelilingnya menjadi tidak nyaman. Semoga buku ini bisa menemani para ibu dalam belajar mengendalikan emosi di segala keadaan, menjadi ibu yang lebih sabar dalam membersamai suami dan juga anak-anak.